August 13th, 2008 by black21
Sebuah
keindahan … dimana kah aku harus mencarinya? Bagaimana aku dapat mencari nya
dengan caraku dan petunjuk ku sendiri? Dan bagaimana mungkin aku dapat
berbicara tentang nya kecuali jika ia adalah pengayam dari sebuah khotbah yg
akan ku berikan kepada orang banyak.
Namun
mengapa seseorang yg terluka dan di perlakukan tidak adil dapat berkata “
keindahan adalah sebuah kebijaksanaan dan kelembutan” . Bagaikan seorang wanita
yg tersipu malu yg baru saja menikah dengan gaun indah nya yg kemudian berjalan
di tengah – tengah kita. Namun ada sesuatu yg bernama sebuah nafsu berkata
bahwa “ keindahan adalah sebuah kekuatan dan ketakutan. Seperti sebuah badai
kuat yg mengguncang bumi dan mengoyak indah nya langit biru.
Sebuah
rasa jenuh dan lelah berkata “ Bahwa sebuah keindahan adalah sebuah bisikan
lembut yg akan mengisi telinga mu di hari – hari lelah mu , ia adalah yg
mengisi jiwa – jiwa kosong mu yg berada dalam sebuah kegelapan dan menyinari
kegelapan itu dengan sebuah pelita kecil yg tak akan padam “
Namun
yg lain berkata “ Kami mendengar lolongan nya yg menggema di antara gunung –
gunung tinggi yg bersalju dengan tangis nya dan juga sura gemercik kuku tajam
yg kuat , suara yg mengalahkan kepakan sayap-sayap burung di udara dan auman
kuat sang raja hutan “
Di suatu malam yg dingin seorang penjaga
gerbang
kota
berkata “keindahan seharusnya akan datang pada saat fajar menjelang subuh di
ufuk timur dan engkau akan melihatnya melalui jendela kamarmu di pagi hari”
Seorang Bodhi juga menggambarkan sebuah keindahan , ketika ia duduk di
bawah pohon keabadiannya dan dedaunan berguguran di atasnya dimana hanya ada ia
dan alam semesta seperti indahnya bunga sakura yg gugur di musim semi. Semua
tentang keindahan terkadang membuat kita buta olehnya karena jiwa kita tidak
mampu untuk mendeskripsikan betapa banyak bentuk keindahan yg tak dapat kita
ungkapkan dengan akal sehat , dan ia membuat kita haus akannya dan tiada
terdapat sebuah unsure pemuas untuk mengecap rasa sebuah keindahan.
Ia
bukanlah sebuah lukisan yg akan engkau lihat , bukan juga sebuah lagu yg bisa
engkau dengarkan. Karena ketika engkau melihatnya engkau akan di butakan
olehnya , begitu juga ketika engkau mendengarkan nyanyiannya telinga mu akan di
tulikan oleh nikmatnya nyanyian itu. Dan ia adalah seorang malaikat yg sedang
duduk di taman tersenyum kecil yg membuat dirimu damai dan mendengarkan ia
memainkan kecapi yg terindah yg pernah engkau lihat dan dengarkan.dan
sayap-sayapnya mengembang di antara kecapi itu dan tersipu malu.
Hai
manusia , keindahan adalah sebuah hidup , hidup ketika ia membuka selubung
jubah yg menutupi wajah sucinya. Tapi engkau adalah hidup dan engkau adalah
jubah itu. Keindahan adalah sebuah pandangan kepada sebuah cermin yg tak
kunjung berubah.
Karena engkau adalah keabadian namun engkau juga adalah cermin itu